Ngeri, Ratusan Siswa Siluman Masuk ke SMA-SMA Negeri Makassar

ASWAR

- Redaksi

Minggu, 7 Juli 2024 - 10:33 WIB

5055 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DETIKTIMUR.COM, MAKASSAR — Koalisi Aktivis Makassar (KAM) segera melakukan gerakan mendesak PJ Gubernur Sulsel mencopot Kabid SMA Disdik Sulsel, Muhammad Nurkusuma. Pasalnya, Koalisi Aktivis Makassar tidak tinggal diam dengan adanya nama-nama siswa susulan atau siswa siluman yang didistribusikan ke sekolah-sekolah yang ada di Makassar. Para Aktivis tersebut sepakat menganggap ini pelecehan Pendidikan dan pembodohan publik.

Sutoyo Gaffar, SH mengatakan, sudah menyiapkan aksi besar untuk menentang pembodohan publik yang dilakukan Disdik Sulsel dalam hal ini dikomandoi langsung di lapangan oleh Kabid SMA Disdik Sulsel, Muhammad Nurkusuma.

“Hasil investigasi kami, ini Kabid terpantau beberapa kali ketemu orang termasuk media dan LSM terkait persoalan siswa Letjend,” ungkapnya saat memberikan keterangan kepada awak media, Minggu (7/7/24).

Lanjut Sutoyo, pihaknya juga menduga Kabid ini punya bawaan beban dari dinas atau instansi sebelumnya dimana dia diduga harus mengakomodir juga titipan dari oknum-oknum yang telah di sebar oleh disdik.

“Alhasil, 6 Juli 2024 sejumlah daftar list nama-nama siswa sudah dimasukkan di beberapa sekolah,” bebernya.

Lebih jauh Sutoyo mengungkapkan, Kabid SMA Disdik Sulsel melakukan kesalahan fatal dan harus segera dicopot untuk menyelamatkan pendidikan di Sulsel.

“Kusuma ini baru beberapa bulan lalu dilantik, tetapi sangat tidak layak ditempatkan posisi vital di Disdik Sulsel,” jelasnya.

Menurutnya banyak kesalahan fatal yang dilakukan pada proses PPDB ini.

Pihaknya meminta rekan-rekannya yang akan bergabung di koalisi besar ini segera mendata diri.

“Intinya gerakan ini gerakan penyelamatan Pendidikan, semua siswa siluman kami pastikan tidak akan masuk dan kami usir keluar. Saya juga minta seluruh elemen masyarakat bergerak kita kepung semua sekolah di Makassar selamatkan dunia pendidikan,” terangnya.

Baca Juga :  Tim Siber Polda Sulsel Bekuk Pelaku Yang Menfasilitasi dan Endorse Judi Online di Sulsel

Berdasarkan sumber informasi, sejumlah Ormas, LSM dan aktivis Media turut bergabung dalam penyelamatan bobroknya Pendidikan di Sulsel. Rencananya gerakan unjuk rasa ini akan menyerbu Kantor Disdik Sulsel, Kantor Gubernur Sulsel, Kantor DPRD Sulsel dan Rujab Gubernur Sulsel. Gerakan ini mengklaim akan menurunkan massa ratusan dengan menggandeng ormas, LSM dan elemen masyarakat lainnya.

Di tempat terpisah Saat di Konfirmasi Soal selebaran surat sakti ke sekolah-sekolah Kadis Pendidikan dan Kabid belum merespon sama sekali.

Hingga berita ini turun, Sejumlah orang yang tidak lolos mengharapkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia terkait di dunia pendidikan

 

(**)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Koramil 1408-12/Tamalanrea Melaksanakan Karya Bakti Penanaman Pohon di Wilayah Batudoang
Ungkap Kasus Ini, Personel Sat Samapta Polres Gowa Diganjar Penghargaan
Setelah di Sumpah dan Meraih Gelar Insiyur, Dr. Ashury Perkenalkan 10 Karya Buku Terbarunya
Panitia Kegiatan Pejabat (Pj) Geuchik Pilih Kepada Wartawan Online di Kota Langsa
Kasau Pimpin Penganugerahan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama kepada Pangkoopsud I.
Misi Kemanusiaan Yonif 751/VJS Berikan Bantuan Kesehatan Masyarakat Agandugume
Bahas Peluang Kerjasama, Kadin Bali Gelar Pertemuan Bersama Pengusaha Australia dan Dosen Universitas Mahasaraswati
Lurah Wala walaiya Kecamatan Tallo Kota Makassar Diduga alergi terhadap warganya

Berita Terkait

Senin, 8 Juli 2024 - 18:17 WIB

Danramil Mayor Kav Salahuddin Ajak Warga Jaga Kebersihan Demi Terciptanya Lingkungan Yang Sehat

Minggu, 7 Juli 2024 - 15:22 WIB

Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah, LSM GMBI Lakukan Sunat Massal

Jumat, 5 Juli 2024 - 17:40 WIB

Artis Penyanyi Dangdut Aty Kodong Dilapor ke Polda Sulsel Dugaan Penipuan, Penggelapan dan Pencemaran Nama Baik

Berita Terbaru