Benarkah, Kabid SMP Disdik Rohil Arogan dan Gagal Paham?

DETIK TIMUR

- Redaksi

Senin, 6 November 2023 - 16:55 WIB

5016 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Azman, S.Pd Kabid SMP Disdik Rohil, Saat Dikonfirmasi awak media di ruang Kerjanya Senin (06/11/2023)

 

PEKANBARU | Benarkah adanya dugaan penyimpangan dan/atau penyalahgunaan Dana Bos akan pembayaran Tenaga Honorer Tenaga Pendidik yang diduga dibayarkan tidak sesuai dengan Permendikbud Nomor 63 tahun 2022 Tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan, sebagaimana informasi yang dioeroleh dilapangan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akan informasi tersebut diatas, awak media mencoba menjunpaii Azman Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama (Kabid) SMP diruang Kerjanya. Yang berlokasikan Komplek Area Perkantoran Batu 6 (Enam) Bagansiapiapi Kab. Rohil. Senin (06/11/2023)

Untuk dimintai keterangan jumlah total Sekolah jenjang Pendidikan SMP Negeri dan Swasta di Kab Rohil serta mempertanyakan keberadaan Tenaga Honorer Tenaga Pendidik (Guru) yang ada di Kabupaten Rokan HHili

” Jumlah sekolah SMP se Kab Rohil 128 SMP Negeri dan Swasta, sementara untuk di kota Bagansiapiapi berjumlah 75 Negeri dan 53 Swasta. ” beber Azman Kabid SMP diruang Kerjana

Baca Juga :  Benarkah, Kabid SMP Disdik Rohil Arogan dan Gagal Paham?

Dirinya (Azman), saat dipertanyakan keberadaan Tenaga Honorer Guru, Azman Kabid SMP mengakui adanya Tenaga Honorer dari Komite yang di SK kan oleh Komite dan dibiayai dari dana Bos.

” Tenaga honorer yang ada saat ini adalah tenaga honorer dari Komite, sesuai kebutuhan Sekolah yang dibiayai dari Dana Bos. ” ucap Azman

Dan saat dipertanyakan apa dasar Tenaga Honorer Guru yang di SK kan oleh Komite Dan dibiayai dari Komite, kembali dirinya (Azman) mengatakan. ”

” Ada sesuai kemampuan sekolah dan Boleh, aturan yang mengatur. Memang di Komite itu menurut juknis Bos itu dibolehkan disesuaikan kebutuhan sekolah, dan di SK kan oleh Komite. ” beber Azman yang diduga Gagal Paham tak memahami akan Juknis Dana Bos

Diepnghujung saat Azman dimintai data dan keterangan akan jumlah Tenaga Guru baik PNS maupun Honorer, dan diminta izin untuk diambil gambarnya

Dengan nada sedikit arogan, Azman mengatakan. ” Silahkan Bapak tanyakan ke Kuswantoro Kasi Tendik, kalau masalah Sarana dan Prasarana baru kesaya. Dan kalau bapak mau ambil gambar saya silahkan, saya juga ngambil gambar bapak.” ucapnya sembari terlihat senyum sinis

Baca Juga :  Jual Beli LKS Disekolah Siak Hulu, Oknum Wartawan Meradang

Awak mediapun mempertanyakan kapasitasnya mengambil foto wartawan tanpa izin, dan menyampaikan wartawan mengambil foto untuk kepentingan Publik dan/atau Pemberitaan dan sebagai bukti telah dilakukan konfirmasi kepada dirinya selaku Kabid SMP dan Narasumber. Dan menyarankan dirinya untuk, menggunakan haknya sebagai warga negara Indonesia menggunakan hakjawabnya jika pemberitaan yang disajikan wartawan merugikan dirinya Dan atau gambarnya disalah gunakan media.

Merujuk dari Permendikbud 63 tahun 2023 Tentang Juknis Dana BOS, pasal 40 ayat (3) berbunyi :

Guru yang dapat diberikan Honor sebagaimana yang dimaksud pada ayat (3) harus memenuhi persyaratan :
a. berstatus bukan aparatur sipil negara
b tercatat pada Dapodik
c memiliki nomor unik pendidik Dan kependidikan, dan
d belum mendapatkan tunjangan profesi guru. ……….. Bersambung (Rudi Apiapi/Team)

Sumber : DPP AMI

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dukung Hak Angket DPR RI, Ruslan Tarigan: JIka Perlu Reformasi Jilid 2
Jual Beli LKS Disekolah Siak Hulu, Oknum Wartawan Meradang
CERI Telah Laporkan Dugaan Mark Up Anggaran Pembangunan Gedung PU Riau ke Kejati
Sah!!! Gubernur LSM LIRA Riau Serahkan SK Pengurus Mahasiswa LIRA Riau
Marto Merasa Ditipu, Jetro Sibarani,SH.,MH, CHt Siap Laporkan Oknum Advokad ke Mapolda Riau
Benarkah, Kabid SMP Disdik Rohil Arogan dan Gagal Paham?
Demi Mendapat Keadilan, SM Bersurat ke Menkopolhukam, Kompolnas, Kabid Propam Mabes Polri dan Komisi III DPR RI
Kepala sekolah SMPN 4 Kota Pekanbaru Bungkam Ketika Dikonfirmasi Terkait Dugaan Pungli PPDB

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 08:20 WIB

Koramil 1408-12/Tamalanrea Melaksanakan Karya Bakti Penanaman Pohon di Wilayah Batudoang

Kamis, 11 Juli 2024 - 13:01 WIB

Setelah di Sumpah dan Meraih Gelar Insiyur, Dr. Ashury Perkenalkan 10 Karya Buku Terbarunya

Kamis, 11 Juli 2024 - 12:31 WIB

Panitia Kegiatan Pejabat (Pj) Geuchik Pilih Kepada Wartawan Online di Kota Langsa

Kamis, 11 Juli 2024 - 11:13 WIB

Kasau Pimpin Penganugerahan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama kepada Pangkoopsud I.

Kamis, 11 Juli 2024 - 09:03 WIB

Misi Kemanusiaan Yonif 751/VJS Berikan Bantuan Kesehatan Masyarakat Agandugume

Kamis, 11 Juli 2024 - 07:13 WIB

Bahas Peluang Kerjasama, Kadin Bali Gelar Pertemuan Bersama Pengusaha Australia dan Dosen Universitas Mahasaraswati

Kamis, 11 Juli 2024 - 06:50 WIB

Lurah Wala walaiya Kecamatan Tallo Kota Makassar Diduga alergi terhadap warganya

Rabu, 10 Juli 2024 - 15:01 WIB

Raja Tallo Ke 19 Andi Iskandar Esa Kr Bontomajannang Daeng Pasore membantah tudingan

Berita Terbaru