Kerap Menganggu Batu Hitam Illegal, Supriyadi Alaina Ajak Perang Media dan LSM

DETIK TIMUR

- Redaksi

Minggu, 29 Oktober 2023 - 20:03 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA _Supriyadi Alaina Caleg Hanura Bonebolango, mengungkapkan kekesalannya terhadap sejumlah Oknum Media dan LSM yang dianggap menganggu bisnis Batu Hitam Illegal di Kabupaten Bonebolango.

Menurut Supriyadi, LSM dan Media saat ini hanya ingin memeras investor dan pengusaha tambang, pihak-pihak yang meributkan persoalan pertambangan batu hitam hanya karena faktor kecemburuan sosial, ungkapnya.

Org cmn bisa gampang bicara….kami penambang juga paham hukum…..kami juga udh capek….smua bermuara ke pemerintah…
Tp hari semua cmn bermuara kpd pendapatan masyrakat penambang…alias kecemburuan.. Jangan juga ditanya kalau ada kekerasan..karena terjadi bukan belam masrakat penambang cmn terjadi pemerasan…. Oknum lsm sm oknum media…sm itu…makanya ana jadu malas.paling bagus perang torang, ketus supriyadi.

Sebelumnya pada selasa (24/10/2023) Kapolda Gorontalo Irjend Angesta Romano Yoyol, kembali mengamankan ratusan karung material batu hitam di gudang tumpukan kecamatan suwawa tengah Kabupaten Bonebolango.

Menaggapi hal tersebut Ketua LSM Fokus Yamin Akuba, mengapresiasi langkah Kapolda yang kembali mengamankan tumpukan metarial batu hitam di gudang desa tolomato Kecamatan Suwawa Tengah Kabupaten Gorontalo.

Yamin berharap tindakan Kapolda Gorontalo ini dilakukan secara menyeluruh, terhadap semua gudang penumpukan material batu hitam yang ada di Suwawa Kabupaten Bonebolango sehingga tidak terkesan tebang pilih.

Masih menurut yamin, justru ada gudang penumpukan batu hitam yang sampai saat ini tidak pernah tersentuh hukum, bahkan batu hitam yang sempat di tindak oleh Kapolda Gorontalo pada bulan mei 2023 kemarin barang buktinya sudah hilang.

Baca Juga :  Polres Gresik Mengamankan 50 Sepeda Motor dari Pemuda yang Akan Balapan Liar di Gresik

Senada dengan Yamin akuba, aktivis lingkungan Anto Margarito mengungkap sikap Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Angesta Romano Yoyol, dinilai pilih kasih atau standar ganda dalam melakukan penindakan kasus batu hitam (black stone), terlebih khusus empat kontainer batu hitam yang lolos dari pelabuhan Gorontalo beberapa waktu lalu.

“Saya menilai ada perlakuan khusus terhadap 4 kontainer tersebut. Kenapa saya bilang begitu, karena saya belajar dari 2 kontainer yang sebelumnya. Saat itu Kapolda Gorontalo langsung merespon dengan mengembalikan 2 kontainer batu hitam itu ke Gorontalo meski perkembangan kasusnya tidak tahu sudah sejauh mana,” tutur Anto seperti yang dikutip dari Kontras.

(Tim Media)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polri Presisi !! Personil Terbaik, Kini Naik Pangkat
Intruksi Irjen Pol Ahmad Luthfi Kepada Personil Walpri, Harus Netral Jaga marwah Polri
Hanan A Rozak Kerjasama Kementerian Kelautan dan Perikanan Gelar Bimtek di Sekampung, Lampung Timur
Babinsa Desa Plosorejo Bantu Pemupukan
Babinsa Bantu Pembuatan Talud Penahan Longsor
Dandim 0718/Pati dan Rumah PPAI Bersatu Melindungi Perempuan dan Anak di Pati
Program Inovasi ” Sedekah Seribu Jumat Berkah ” Bhabin Kamtibmas Desa Purnakarya Polsek Tanralili Kab Maros
Giat Pengaturan Pagi Cegah Lakalantas Polsek Ngimbang Di Simpang Terminal Ngimbang

Berita Terkait

Senin, 8 Juli 2024 - 18:17 WIB

Danramil Mayor Kav Salahuddin Ajak Warga Jaga Kebersihan Demi Terciptanya Lingkungan Yang Sehat

Minggu, 7 Juli 2024 - 15:22 WIB

Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah, LSM GMBI Lakukan Sunat Massal

Jumat, 5 Juli 2024 - 17:40 WIB

Artis Penyanyi Dangdut Aty Kodong Dilapor ke Polda Sulsel Dugaan Penipuan, Penggelapan dan Pencemaran Nama Baik

Berita Terbaru